Termokimia


Ringkasan Termokimia | Kimia SMA

Termokimia

Ringkasan lengkap: Sistem, Eksoterm–Endoterm, Entalpi, Hukum Hess & Kalorimetri

Kimia SMA Kelas XI
🔬

1. Sistem dan Lingkungan

Dalam termokimia, kita membagi alam semesta menjadi dua bagian:

  • Sistem — bagian yang menjadi pusat perhatian (misalnya reaksi dalam tabung reaksi)
  • Lingkungan — segala sesuatu di luar sistem yang dapat saling memengaruhi

Sistem Terbuka

Dapat bertukar energi dan materi dengan lingkungan.
Contoh: air mendidih di panci terbuka.

Sistem Tertutup

Dapat bertukar energi, tetapi tidak bertukar materi.
Contoh: air mendidih di panci tertutup.

Sistem Terisolasi

Tidak bertukar energi maupun materi dengan lingkungan.
Contoh: reaksi dalam termos (hampir ideal).

🔥

2. Reaksi Eksoterm dan Endoterm

🔥 Eksoterm

  • Melepaskan kalor ke lingkungan
  • Suhu sistem naik
  • ΔH negatif (−)
  • Energi produk < energi reaktan

Contoh: pembakaran, netralisasi, respirasi

❄️ Endoterm

  • Menyerap kalor dari lingkungan
  • Suhu sistem turun
  • ΔH positif (+)
  • Energi produk > energi reaktan

Contoh: fotosintesis, penguraian CaCO₃, pelarutan NH₄NO₃

Diagram Tingkat Energi
Eksoterm (ΔH −)
Energi
│ Reaktan ───────
│ ╲
│ ╲
│ ╲──── Produk
└──────────────────────→ reaksi
Endoterm (ΔH +)
Energi
│ ╱──── Produk
│ ╱
│ ╱
│ Reaktan ───────
└──────────────────────→ reaksi

3. Entalpi (H) dan Perubahan Entalpi (ΔH)

Entalpi (H) adalah jumlah energi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Yang dapat diukur adalah perubahan entalpi (ΔH), bukan nilai H mutlak.

Rumus Dasar ΔH = Hproduk − Hreaktan
  • Jika Hproduk < Hreaktan → ΔH negatif → eksoterm
  • Jika Hproduk > Hreaktan → ΔH positif → endoterm
💡 Satuan ΔH: biasanya kJ atau kJ/mol. Tanda (+) atau (−) wajib ditulis!
📝

4. Persamaan Termokimia

Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi yang menyertakan nilai ΔH dan wujud zat.

Contoh CH₄(g) + 2O₂(g) → CO₂(g) + 2H₂O(l)    ΔH = −890 kJ
💡 Aturan penting:
  • Koefisien menunjukkan jumlah mol zat
  • Wujud zat (s, l, g, aq) wajib dituliskan
  • Nilai ΔH sesuai dengan koefisien yang ditulis
  • Jika reaksi dibalik, tanda ΔH berbalik
  • Jika koefisien dikali n, ΔH juga dikali n
🔄

5. Hukum Hess

Hukum Hess: Perubahan entalpi suatu reaksi hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir, tidak bergantung pada jalannya reaksi (tahap-tahapnya).

Prinsip ΔHtotal = ΔH₁ + ΔH₂ + ΔH₃ + …
Siklus Hess
C(s) + O₂(g) ──ΔH₁──→ CO₂(g)
   │                            ↑
   │ ΔH₂                        │ ΔH₃
   ↓                            │
CO(g) + ½O₂(g) ─────────────┘

ΔH₁ = ΔH₂ + ΔH₃
📝 Manfaat Hukum Hess: Memungkinkan menghitung ΔH reaksi yang sulit diukur langsung (misalnya pembentukan CO) dengan menggunakan data reaksi lain yang sudah diketahui.
📚

6. Jenis-jenis Perubahan Entalpi

Jenis ΔH Simbol Pengertian
Pembentukan standar ΔH°f ΔH saat 1 mol senyawa terbentuk dari unsur-unsurnya (pada keadaan standar)
Penguraian ΔHd ΔH saat 1 mol senyawa terurai menjadi unsur-unsurnya (kebalikan pembentukan)
Pembakaran standar ΔH°c ΔH saat 1 mol zat terbakar sempurna oleh oksigen
Netralisasi ΔHn ΔH saat 1 mol air terbentuk dari reaksi asam + basa
Pelarutan ΔHs ΔH saat 1 mol zat dilarutkan dalam pelarut berlebih
Menghitung ΔH reaksi dari data ΔH°f ΔHreaksi = Σ ΔH°fproduk − Σ ΔH°freaktan
💡 Ingat: ΔH°f unsur dalam bentuk paling stabil = 0
Contoh: ΔH°f H₂(g) = 0, ΔH°f O₂(g) = 0, ΔH°f C(grafit) = 0
📝 Contoh: 2H₂(g) + O₂(g) → 2H₂O(l)    ΔH°f H₂O(l) = −286 kJ/mol
ΔHreaksi = 2(−286) − (0 + 0) = −572 kJ (eksoterm)
🌡️

7. Kalorimetri

Kalorimetri adalah cara mengukur kalor reaksi dengan menggunakan alat kalorimeter. Prinsipnya: kalor yang dilepas/diserap sistem = kalor yang diterima/dilepas kalorimeter.

Rumus Kalor q = m × c × ΔT

q = kalor (Joule)  |  m = massa (g)  |  c = kalor jenis (J/g°C)  |  ΔT = perubahan suhu (°C)

📝 Contoh: 50 mL larutan HCl 1 M dicampur 50 mL NaOH 1 M. Suhu naik 6,5 °C. Massa jenis ≈ 1 g/mL, c = 4,2 J/g°C.
m = 100 g
q = 100 × 4,2 × 6,5 = 2.730 J = 2,73 kJ (kalor yang dilepas)
⚠️ Perhatian: Jika reaksi eksoterm, q sistem = −q larutan (tanda berlawanan). ΔH per mol dihitung dengan membagi q dengan jumlah mol zat pembatas.

Ringkasan Cepat

Konsep Inti yang Harus Diingat
Eksoterm ΔH (−), melepas kalor, suhu naik, energi produk lebih rendah
Endoterm ΔH (+), menyerap kalor, suhu turun, energi produk lebih tinggi
ΔH Hproduk − Hreaktan
Hukum Hess ΔH total = jumlah ΔH tiap tahap
ΔH dari ΔH°f ΣΔH°f produk − ΣΔH°f reaktan
Kalorimetri q = m × c × ΔT

Kuis Interaktif – Termokimia

Kuis Interaktif

Termokimia

Kelas XI • 15 Soal • Pilihan Ganda Kompleks
Petunjuk Pengerjaan
  • Setiap soal memiliki satu, dua, atau tiga jawaban yang benar.
  • Centang semua pilihan (A–E) yang menurut Anda benar.
  • Beberapa soal dilengkapi tabel, diagram, atau data untuk membantu analisis.
  • Setelah selesai, klik tombol Periksa Jawaban.
0 dari 15 soal terjawab
Skor Anda
0/15