{"id":51,"date":"2026-06-17T13:51:10","date_gmt":"2026-06-17T13:51:10","guid":{"rendered":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/?page_id=51"},"modified":"2026-07-04T00:55:21","modified_gmt":"2026-07-04T00:55:21","slug":"konsentrasi-larutan","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/media-pembelajaran\/konsentrasi-larutan\/","title":{"rendered":"Konsentrasi Larutan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simulasi <strong>Concentration<\/strong> membantu kita memahami bagaimana konsentrasi larutan berubah ketika jumlah zat terlarut atau volume larutan diubah. Konsentrasi adalah ukuran banyaknya zat terlarut dalam suatu larutan. Dalam simulasi ini, kita dapat menambahkan zat terlarut ke dalam pelarut dan melihat bagaimana partikel-partikel tersebar di dalam larutan. Jika jumlah zat terlarut bertambah sementara volume tetap, maka larutan menjadi lebih pekat (konsentrasi meningkat). Sebaliknya, jika larutan ditambah pelarut (diencerkan), maka partikel akan semakin jarang dan konsentrasi menurun. Simulasi ini juga membantu memahami konsep larutan pekat dan encer secara visual melalui pergerakan partikel. Melalui simulasi ini, siswa dapat memahami konsep konsentrasi secara lebih konkret, bukan hanya melalui rumus, tetapi juga melalui representasi partikel yang bergerak dan menyebar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Klik tombol <strong>\u201cPlay\u201d<\/strong> untuk memulai simulasi. Pilih jenis larutan yang ingin diamati. Tambahkan zat terlarut ke dalam larutan menggunakan kontrol yang tersedia. Amati perubahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kerapatan partikel<\/li>\n\n\n\n<li>Warna larutan (indikasi konsentrasi)<\/li>\n\n\n\n<li>Tingkat kepekatan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tambahkan pelarut untuk melihat proses pengenceran. Bandingkan kondisi larutan pekat dan encer.<\/p>\n\n\n\n<iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/phet.colorado.edu\/sims\/html\/concentration\/latest\/concentration_en.html\"\n        width=\"800\"\n        height=\"600\"\n        allowfullscreen>\n<\/iframe>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Simulasi Concentration membantu kita memahami bagaimana konsentrasi larutan berubah ketika jumlah zat terlarut atau volume larutan diubah. Konsentrasi adalah ukuran<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"parent":26,"menu_order":8,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"colormag_page_container_layout":"no_sidebar_full_width","colormag_page_sidebar_layout":"right_sidebar","footnotes":""},"class_list":["post-51","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/51","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/51\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":326,"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/51\/revisions\/326"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/26"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kimia-majateng.online\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}